Tomorrow Newspaper Today !

Opera BuluTangkis Bandung 2030, heboh !

Juli 14, 2008 · 1 Komentar

Bandung Sportavaganza

Bandung, 11 November 2030

Bajang Kirek, pemain bulutangkis legendaris yang memenangkan piala Thomas 5 kali ber turut turut, untuk kesekian kalinya mengalahkan penantangnya di Special Event Thomas Cup 2030 di Lantai 120 Bandung Sport Tower.

Setelah pada 3 tahun yang lalu sendirian menggunakan dua buah raket masing masing di tangan kanan dan tangan kiri mengalahkan telak dua set langsung Pasangan Ganda si Kembar Kim dan Jong dari Korea, kini dia mengalahkan jagoan baru dari Amerika Serikat yang selama bertahun tahun tidak pernah memenangkan satupun kejuaraan bulu tangkis.

Yang membuat Bandung Sport Tower menjadi gegap gempita adalah karena lawan Bajang kali ini adalah sebuah Robot B-2025 yang bersuara seperti Dora Emon.

Tim dari Amerika Serikat dengan pongahnya menantang Tim Thomas dunia 2030 untuk bertanding melawan robotnya yang telah diuji tidak pernah kalah melawan seluruh pemain Amerika dan Jepang. Tashida Corp yang berdomisili di New York telah menggabungkan semua data kekuatan dan kelemahan pemain bulu tangkis dunia. Mereka yakin kali ini dapat memenangkan turnamen bergengsi kelas dunia ini.

Special Event ini menggembarkan Bandung karena pada pertandingan marathon 2 hari berturut turut tanpa berhenti, B-2025 telah berhasil mengalahkan semua pemain dunia yang datang ke Bandung. Kecuali Bajang yang pada hari pertama dan Kedua mengalami sakit keseleo.

Di hari ketiga, seluruh pemain dunia mengadakan konferensi pers yang mengkritik move Amerika mengajukan pemain robot. “Tidak manusiawi dan menghina kemanusiaan” kata Kim dalam bahasa inggris yang kurang jelas.

Bahkan dalam wawancara dengan Ibu Gubernur Jabar, beliau menangis tersedu – sedu, “Padahal semua dukun dan tukang santet di Pulau Jawa sudah saya kerahkan, tapi kita semua masih kalah juga…”.

Namun malam ini, Bajang telah berhasil mengusung kemanusiaan yang telah diinjak injak oleh sebuah robot. Setelah kalah tiga angka di set pertama, tiba tiba Bajang berhasil menambah angka hingga selesai set pertama, bahkan memberi si robot angka nol di set kedua. Hall Sport Bulutangkis lantai 120 terasa mau rubuh begitu sorak sorai penonton berteriak dan meloncat loncat menyambut kemenangan Bajang. Setelah menyalami robot B-2025 yang selalu berkata “saya pasti menang …… “, Bajang diangkat dan dilempar – lempar oleh para penonton.

Pada kesempatan wawancara, Bajang menyampaikan rahasia kemenangannya yaitu tentang sensor suara dan gerakan yang sensitif dari B-2025, dimana dengan bermain memunggungi B-2025 dan mendecakkan lidah menirukan suara bola terpukul raket, ia berhasil menipu si robot.

Setelah upacara penyerahan Piala dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Bajang mengatakan “Ini panggung kehormatan untuk kita, umat manusia !. Dan bukan untuk manusia gadungan !”.

(Kulonuwun buat Titi Nginung, sebagian isi novelnya dikutip disini).

BS

Kategori: Sports
Tagged: , , , , , , , , , , , ,

1 response so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar