Tomorrow Newspaper Today !

Film ‘Gay’ Laris Manis. Bioskop 21 Dan Megaplex Diserbu Penonton

Agustus 9, 2008 · & Komentar

Metropolitan News.

Jakarta, 5 Januari 2009

Masyarakat Indonesia ternyata tertarik dengan masalah Gay. Film ‘Gay’ yang disutradarai oleh Bung Hanung Pramantyo ternyata laku keras. Seperti halnya Ayat Ayat Cinta, film ini diserbu oleh penonton yang sebagian besar ibu ibu.

“Saya tidak ingin anak saya menjadi gay, jadi saya ingin tahu mengenai dunia mereka” komentar beberapa ibu ibu yang datang.

Film ‘Gay’ sendiri sebenarnya bercerita tentang perjalanan hidup seorang pria yang dahulunya bukan gay. Lukman Sardi sebagai pemeran utama mengatakan “Ceritanya unik dan menarik. Ini yang membuat saya tertarik memerankan Samsudin sang Gay”. Lanjutnya “Tokoh ini pada dasarnya bukan gay. Namun dia menjadi gay karena selama hidupnya setelah menikah dikekang oleh kecemburuan istrinya yang tidak menentu.”

“Bayangkan !” kata Anissa pemeran istri Samsudin “ Jangankan bicara sama perempuan, melirik wanita saja tidak boleh !. Baik itu dirumah, dijalan bahkan dalam pekerjaan”.

“Akhirnya, karena tokoh ini tidak pernah bergaul dengan wanita, setiap hari bergaul dengan pria, timbullah hasratnya kepada pria. Apalagi ternyata istrinya tidak mengerti dan terkadang menolak hasrat suami yang libidonya ternyata cukup tinggi”. Komentar Lukman.

“Samsudin yang malang” komentar Daeng Cotto pemilik Franchise Coto Makasar yang dalam satu saat mengajak ketiga istrinya nonton di Megaplex.

(MN)

Kategori: Entertainment
Ditandai: , , , , , , , , , , , ,

8 tanggapan so far ↓

  • Hedwig™ // Agustus 12, 2008 pada 9:06 am | Balas

    Wah.. mungkin karena ada promosi tidak langsung dari kasus R*an

  • papario // Agustus 15, 2008 pada 7:08 am | Balas

    ha ha ha …. kalo peristiwa Arie Hanggara, Marsinah dan Sumanto dibuatkan filemnya…. kenapa tentang R*** tidak …?

    Orang Indonesia kan sudah tipikal begitu. Orang tipikal mudah ditebak. Kita jadi tahu apa yang akan dilakukannya kelak.

  • galeter // Agustus 15, 2008 pada 5:30 pm | Balas

    salam kenal ..

    lagi jalan jalan ..

    http://galeter.wordpress.com

  • papario // Oktober 10, 2008 pada 8:59 am | Balas

    Akhirnya sesuai ramalan filmnya Ryan muncul juga akan main di bioskop Indonesia. Judulnya Rien: Pembunuh Berantai.
    Lihat disini :http://www.blitzmegaplex.com/en/movie_detail.php?id=MOV427

  • nero // November 26, 2008 pada 3:06 pm | Balas

    Sebenarnya film2 bertemakan GAY sudah cukup banyak wira-wiri di kancah perfilman Indonesia. Hanya saja kita kurang menyimak, atau bisa jadi film tsb non komersil. Jadi kita seperti tak mengetahuinya. Dari beberapa referensi yang saya baca buanyak banget yang mencela akting lukman sardi (Pesan Dari Surga). Dari sekian banyak itu ada yang menganggap peran/tema GAY di film itu sengaja di masukkan. Di Film sebelumnya (Q Expres) perannya lumayan mengena dan sedikit lebih ungul diantara lawan mainnya. Ok, kembali menyoal film ini. Film dengan genre GAY or Trangender biasanya hanya dibuat sebagai pemanis saja dan untuk pyur mengulas permasalah GAY hanya sedikit sekali. Di era ini sepertinya COKLAT STROBERy bisa diacungkan jempol, mengingat stikma ttg GAY masih saja kental. Di era JADUL juga ada ISTANA KECANTIKAN yang waktu itu booming. Dan bisa ditebak, tokoh GAYnya diangap pembuat onar. Lalu GADIS METROPOLIS diendingnya juga tragis. Saya ada reverensi film2 yg lumayan bagus juga ada HEPPY 2gether, NO REGRET, dan bagi ibu2 yang gak pingin anaknya jd gay toton perjuangan seorang ibu menghadapi anak ke3nya untuk tidak menjadi gay seperti kedua anaknya (rice rapsody-made in Singapore). Masih banyak juga film2 mengenai GAY, LESBIAN, TRANGENDER dan seksualitas(BUKAN PORN FILM loh…)

    Email me at neroneo23@yahoo.com.

  • papario // November 27, 2008 pada 1:39 am | Balas

    Berarti saya belum moviefreak enough … hehehe…..
    lagipula saya jarang nonton film Indonesia kalo gak bagus bagus amat….

    Thanks komentarnya di Blog saya. Sungguh berharga. Tough, sebenarnya tulisan itu cuman iseng. heheheheh…..
    seperti komentar saya sebelumnya disitu bahwa manusia (Indonesia) itu latahan… kalo ada peristiwa heboh, trus dijadikan komoditas deh…..

    Seperti News (artikel) saya lainnya sebenarnya konten blog saya tidak beda dengan yang lainnya. Kritikan, keluhan, kekecewaan, semangat, usulan, ide dan ISENG. Cuman disajikan dalam cara yang berbeda…….Differensiasikan, begitu kata Pak Hermawan.

    Dalam hal ini artikel film Gay ( termasuk artikel tentang Ayat ayat cinta dan film lainnya di blog saya ini ) adalah kritikan tentang kreatifitas perfileman Indonesia.

    Salam
    Papario

  • cancang // Desember 29, 2008 pada 7:20 am | Balas

    salam tuk galeter. Kayakx dari makassar yach.?
    aku tunggu di emailku

  • asik tuh // September 9, 2009 pada 6:43 am | Balas

    ssst aku suka loh

Tinggalkan sebuah Komentar