Daily News
Jakarta, 3 Oktober 2015
Google165 telah berusia satu tahun sejak diluncurkan pada 3 oktober tahun lalu. Software hasil kolaborasi Google dan ESQ Community Indonesia adalah sejenis software Artificial Intelligent (AI) yang unik. Apabila AI selama ini lebih kepada interprestasi profesi yang membimbing atau memberi tutorial kepada user dibidang Kesehatan, Teknik, Disain dan lainnya, maka Google165 adalah AI yang memberikan advis spiritual.
Advis spiritual dikomunikasikan dengan sangat user friendly. User diarahkan untuk dapat mengenali dirinya sendiri secara lebih mendalam, untuk apa ia dilahirkan, dan apa tujuan hidupnya.
Pada 6 bulan pertama sejak diluncurkan, software ini hanya didownload dan digunakan di sejumlah negara dan tidak lebih dari 5.000 download saja. Namun sejak sebuah blog pribadi dipublikasikan secara luas, dalam satu bulan kemudian terjadi lonjakan jumlah download yang sangat signifikan dan terus meningkat hingga sekarang.
Blog tersebut adalah blog seorang pemuda di AS bernama Roger Shaw yang mengisahkan pengalaman hidupnya yang nyaris mati bunuh diri. Pada saat ia sedang putus asa dan berniat bunuh diri namun bingung menentukan caranya, ia mengunjungi situs google dan searching (mencari) cara cara bunuh diri, ia malah menemukan Google165 dan tertarik untuk mendownlad dan menjalankan software ini.
Selanjutnya pria ini malah membatalkan niatnya bunuh diri. Dalam waktu 2 bulan ia kemudian telah menjadi manager sukses di sebuah perusahaan Advertising. Kesuksesan tersebut adalah karena ia menyatakan bahwa dirinya telah berubah menjadi insan yang optimis dan telah menyadari siapa dirinya sebenarnya.
Sejak saat itu blognya menjadi sangat terkenal dan berdampak mendongkrak jumlah pengguna Google165 menjadi 150 juta user hanya dalam waktu 3 bulan di seluruh dunia.
Minggu lalu sebuah lembaga survey Internasional dari Inggris mempublikasikan hal yang menakjubkan bahwa dalam waktu 6 bulan jumlah kejadian bunuh diri di dunia menurun drastis hingga 80%. Dan dalam survey lanjutan ternyata penurunan ini disebabkan terjadi pembatalan niat bunuh diri setelah menjalankan program Google165.
Dalam beberapa kesaksian pelaku yang membatalkan niatnya bunuh diri menyampaikan rasa terimakasih kepada ESQ Community Indonesia dan Google karena ia telah menemukan kembali jati dirinya yang positif dan menemukan kembali semangat hidup dan arah/petunjuk hidup. Kebanyakan dari mereka kemudian menjadi penganut agama yang soleh. Mereka kemudian menjadi promotor Google165 kepada rekan rekannya yang lain.
Dibeberapa negara Google165 dijuluki ‘Google-ESQ-ue’. Program hasil kerjasama Google dan ESQ Community Indonesia ini menyebabkan berubahnya cita- cita Indonesia Emas 2020 menjadi Golden World 2030.
(DN)

1 response so far ↓
mansid // September 21, 2008 pada 1:58 am |
The future of world economies are expected to worse in coming months and years, except any drastic actions to save the world.
My view is based on the current financial crisis happening in the USA, a respectable country who has produced many Nobel winners in the areas of economics and finance.
A few financial and investment banks have collapsed such as American Internal Group Inc (AIG), Lehman Brothers Holdings, Morgan Stanley and Merrill Lynch. Huge billons of dollars were spent by USA to save these companies.
For sure, world interest rates will go up because of higher demand for US dollars, this situation will push world inflation go up…and up, and ultimately general cost of production will go up.
The world demand will slow and as result of this, many companies will close their production. Unemployment figures will go up and many will lost their jobs.
It shows the collapse of the world economy.
Which countries in the world they feel save? Which countries don’t export their products to USA….May be they say, we will export to Japan.
But Japan also export their goods to USA. If Japan is unable to sell their products to USA, how can Japan will buy products from the countries such as Malaysian and Indonesia!The world economies are interdependent…No country will save.
Now it is time to liquidate our shares and bonds and buy gold. At least we keep cash in banks. But don’t put all our many in one bank. Put in several banks.