Entries tagged as ‘elektronik’
September 18, 2008 · & Komentar
Tribute Daily
New York, 13 Desember 2013
Menjelang tutup tahun 2013, ada berita yang cukup mengejutkan mengenai perilaku masyarakat dunia. Cukup menggelitik karena kejadian ini adalah Common Sense, dimana perilaku yang terjadi sehari hari disekitar kita terutama di kota besar, namun tidak kita sadari selama ini.
Lembaga Riset Dunia – ‘World Stats’ mengeluarkan data bahwa selama 5 tahun terakhir masyarakat dunia cenderung menjadi lebih berperilaku autis. Angkanya cukup menakjubkan: 35%.
Teknologi sudah sangat mempengaruhi kehidupan manusia di muka bumi. Terutama teknologi komunikasi dan hiburan elektronik. Saat ini tingkat ketergantungan masyarakat di perkotaan dengan teknologi komunikasi dan hiburan elektronik sudah tinggi. Dimulai sejak masa walkman, lalu demam ipod, hingga demam blackberry, manusia lebih tertarik berkomunikasi dengan alatnya sendiri.
Lihat saja, mereka yang lalu lalang disekitar kita, baik berjalan kaki atau mengendarai kendaran sudah tidak saling menyapa satu sama lain. Kalau bukan mereka berbicara sendiri dengan perangkat bluetoothnya, ipod, mengutak – atik gadget, blackberry, tablet (dahulu laptop), mendengarkan musik dari music player, atau sedang asyik bermain dengan game portablenya. Mereka hanya berkomunikasi dengan alat yang mereka bawa, dengan mesin ATM, dengan dispenser minuman, dengan tombol tiket kereta. Mereka tidak saling menyapa satu sama lain saat berlintasan. Bahkan yang berjalan rombonganpun tidak saling berkomunikasi.
WordStat mencatat, dengan semakin murahnya biaya komunikasi yang mendekati gratis, semakin turunnya harga perangkat elektronik sejak diterapkannya nanoteknologi secara massal, semakin banyak pula pengguna perangkat komunikasi elektronik, mempercepat perubahan perilaku masyarakat.
Pada saat pengidap autis jumlahnya menurun, Jumlah masyarakat berperilaku autis malah tumbuh pesat.
(TD)
Kategori: Life & Social Activities · Social Economy
Ditandai: game, Tablet, Portable, teknologi, Gadget, masyarakat, hiburan, ipod, elektronik, komunikasi, autis, common, sense, riset, bluetooth, ATM, dispenser, nano, nanoteknologi, nanotechnology, nano teknologi, nano technology, blackberry, walkman
Electronic Dreams
Tokyo, 21 Agustus 2014
Sukses dengan Nintendo Insomnia yang mengangkat nama Nintendo menjadi perusahaan kelas dunia membuat Nintendo didaulat menjadi perusahaan paling inovatif nomor satu mengalahkan Sony, Apple dan Microsoft.Nintendo adalah perusahaan yang pertama kali menerapkan teknologi hologram kedalam produk elektroniknya. Produk ini merubah kelaziman berkomunikasi dengan data, mesin dan internet selama ini.
Dengan teknologi Hologram, pemilik Nintendo Insomnia dapat berkomunikasi dengan holografik navigator seakan akan berbicara dengan seorang sahabat. Kecerdasan atau pengetahuan Navigator atau pemandu didapat dari internet. Saat ini Nintendo Insomnia telah menjadi produk yang paling laku keras didunia dan Nintendo telah mendapatkan hak paten untuk mengembangkan teknologi holografik untuk 100 tahun kedepan.
Nintendo tidak berhenti sampai disini. Kemarin pada Electronic Entertainment Expo (E3) di Tokyo, Nintendo kembali memperkenalkan produk holografik baru : Nintendo Escort. Nintendo Escort adalah pengembangan dari Nintendo Insomnia. Dibuat oleh divisi baru yang terpisah dengan divisi Electronic Gaming.
Nintendo Escort menegaskan kembali perubahan paradigma cara berkomunikasi data, mesin dan internet melalui media hologram. Seperti halnya Nintendo Insomnia, pemilik Nintendo Escort dapat mengakses data di Internet cukup dengan perintah suara, dan menerima respon juga dengan suara. Voice to Voice Communication (VTV). Teknologi inipun telah dipatenkan oleh Insomnia.
Selain dapat dijadikan teman ngobrol yang pintar, Escort juga adalah guru yang pintar. Dengan Nintendo Escort, seorang anak tidak perlu datang kesekolah untuk mendapat pelajaran dan soal soal dari guru. Bahkan tidak perlu memiliki buku pelajaran. Soal soal diberikan secara lisan, jawabanpun diterima dengan lisan. Hebatnya, semua dapat dilakukan dalam 17 bahasa pilihan. Anak dapat memilih ’skin’ guru yang diinginkan. pria – wanita, tua – muda, bahkan seekor anjing berbahasa manusia.
Yang membedakan Escort dengan Insomnia adalah pengembangan teknologi ‘Data Approval System’ (DAS). Pemilik Escort dapat membeli tiket pesawat, kereta api, atau tiket tour secara online hanya dengan perintah suara, dapat membeli donat atau buku dengan perintah suara. Pemilik Escort tidak perlu mengetik keyboard atau melihat kelayar monitor (karena keduanya memang tidak diperlukan). Bila tiket atau barang yang diminta tersedia, maka melalui Escort, rekening E-Wallet pemilik akan terdebit secara otomatis.
Hanya dengan perintah suara, Escort juga dapat memesankan taksi datang kerumah, tanpa perlu kita menelepon.
Escort akan dijual sedikit lebih mahal dari Insomnia, yaitu US$ 6.000,00.-.
Sony dan Microsoft yang telah tertinggal , sat ini sedang berusaha mengembangkan pesaing produk ini. Rencananya Sony akan mengeluarkan Sony HPP (HoloPal Portable). Sedangkan Microsoft akan mengeluarkan Microsoft HoloBuddy. Sony PHP akan keluar dengan versi portable yang dapat dibawa kemana mana.
(
Kategori: Electronic Entertainment · Invention · Science & Technology
Ditandai: apple, E3, elektronik, escort, guru, hologram, Insomnia, internet, komunikasi, microsoft, nintendo, paten, pesan, Portable, Sony, tiket, tokyo, voice, wallet
Metropolitan News
Pemilu 2015 Tidak Lagi Diselenggarakan Secara Konvensional
Jakarta, 5 Mei 2013
Pemerintah dan DPR akhirnya menyetujui, penyelenggaraan Pemilu 2015 akan dilakukan secara elektronik, tidak lagi dengan cara pencoblosan manual.
Perubahan ini diharapkan dapat mempercepat perhitungan hasil pemilu. Perdebatan cukup alot terjadi sebelumnya di DPR, namun akhirnya 70% suara memilih untuk merubah tata cara Pemilu 2015.
Kalangan DPR yang menolak komputerisasi pencoblosan khawatir akan terjadi permainan atau manipulasi dalam program komputer pemilihan sehingga hasil pemilu dapat direkayasa dan tidak transparan. Sedangkan kalangan lainnya mencoba merubah ke dalam bentuk elektronik karena hasilnya bisa langsung diketahui dan dapat meminimasi kecurangan. Sedangkan cara pencoblosan manual juga tidak menjamin hasil pemilu juga benar, jujur dan transparan.
Kesepakatan atas perubahan tata cara pencoblosan pemilu ini terjadi setelah adanya jaminan dari Ketua KPU bahwa pemilihan secara elektronik dapat dipertanggung jawabkan. Pengawasan atas program dan hasil pemilihan akan dikontrol dan diaudit oleh 3 badan ahli independen sekaligus.
Dengan sistem pemilu yang terbaru ini, maka hasil pemilu langsung dapat diketahui langsung pada hari yang sama di satu propinsi. Sedangkan untuk seluruh propinsi baru diketahui pada hari kedua (karena pemilu di seluruh daerah di Indonesia berlangsung tidak pada hari yang sama).
Masyarakat tahun depan akan dapat menyaksikan demo atau uji coba pemilu secara elektronik yang akan dilaksanakan secara acak di 100 kelurahan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemilih datang langsung ke tempat pemilihan dan memilih gambar partai yang muncul layar komputer, lalu memencet gambar tersebut di layar. Cara ini bisa juga mengakomodasi para tuna netra.
(MN)
Kategori: Life & Social Activities
Ditandai: cobols, DPR, elektronik, independen, konvensional, KPU, pemilu