***Sebelum membaca artikel-artikel dibawah ini, agar melihat Peringatan Blog Travel Warning di sebelah kanan halaman ini: Semua tulisan di blog ini bukan kenyataan.****
Indonesian Health Journal
Bandung, 5 November 2010
Para calon jemaah Haji kini dapat merasa lega karena para Ahli di Institut Teknologi Bandung (ITB) telah berhasil memproduksi sendiri vaksin Meningitis dari enzym sapi. Demikian DR Rasyidi – Ketua Tim dari ITB mengumumkan berita gembira tersebut dalam sebuah jumpa pers di Bandung.
Memang sejak ditemukannya unsur babi (non halal) dalam Vaksin Meningitis beberapa tahun yang lalu, MUI walaupun telah mengeluarkan fatwa haram, dengan terpaksa memperbolehkan vaksin tersebut tetap dipergunakan karena Arab Saudi tetap mewajibkan para calon jemaah haji untuk divaksin meningitis dan tidak ada pilihan vaksin meningitis lain yang tidak mempergunakan enzym babi didalamnya.
Walaupun negeri Jiran Malaysia telah terlebih dahulu memproduksi sendiri vaksin meningitis halal beberapa bulan yang lalu, namun Presiden RI tetap menyambut gembira temuan ini dan mengaggap ini adalah anugrah Tuhan. Beliau tidak lupa menghimbau rakyat Indonesia untuk jangan terlena dengan kebiasaan mengkonsumsi saja dan giatkan usaha untuk berproduksi sendiri. Ketergantungan dengan luar negeri yang malah menimbulkan kerugian pasti akan dapat dikurangi dan kita akan lebih banyak memproduksi serta mengekspor hasil produksi kita yang lebih baik ke luar negeri.
Kategori: Health & Medicine · Invention
Ditandai: haji, halal, Malaysia, meningitis, Presiden
PERINGATAN !
TAK SATUPUN ARTIKEL DI BLOG INI ADALAH KENYATAAN. MEREKA SEMUA CUMA HAYALAN PENULIS. MOHON PERHATIKAN BLOG INI BAIK _ BAIK. JUDUL, TANGGAL dan KETERANGAN DI ABOUT.
Buat teman teman yang agak kurang memperhatikan tujuan dibuat blog ini ( judul, tanggal, about), saya mintaa maaf apabila merasa tertipu bila menganggap tulisan tulisan di blog ini adalah kenyataan. Mereka semua hanya hayalan!.
Terimakasih atas perhatiannya.
Salam
Papario.
********************************************************************************************
BizToday
New York, 24 April 2009
Hanung Bramantyo dan Kang Abik ( Habiburrahman El Shirazi) boleh merasa sangat puas. Idealisme untuk membuat novel Ayat Ayat Cinta menjadi fiksi kelas dunia menjadi kenyataan.
Bagaimana tidak, pada saat Kang Abik sang penulis mendapat penawaran dari Marc Foster sutradara film nominator Oscar “The Kite Runner” ( dari novel karangan Khaled Hosseini) yang sukses untuk membuat remake film Ayat Ayat Cinta, beliau langsung setuju dan mengajak serta Sutradara Hanung Bramantyo untuk terlibat.

Penulis dan Hanung Bramantyo
“Saya sangat gembira atas penawaran Marc karena idealisme saya yang belum tercapai, kini dapat saya wujudkan” kata Bung Hanung kepada penulis.
“Akhirnya novel saya yang mengandung dakwah Islam tembus hollywood” kata Kang Abik.
“Ayat Ayat Cinta adalah sebuah novel luar biasa. Masyarakat dunia harus menyaksikan sebuah kemurnian cinta yang universal” kata Mark Foster. Dibawah bendera Universal Pictures, Marc memberi kesempatan Bung Hanung untuk menyutradarai filem ini. Marc akan menjadi produsernya saja.
Para kritikus filem Indonesia memberikan pujian kepada filem ini. “Saya beri empat jempol untuk Remake Ayat Ayat cinta”. Mulai dari pemeran yang memberikan karakter yang hebat, sinematografi yang mampu menampilkan adegan yang menyentuh bahkan isi pikiran dari setiap tokoh dengan baik, pemandangan atau panorama mesir yang luar biasa ditampilkan begitu indah, kostum yang sempurna, penggunaan bahasa asli yang indah, membuat film ini layak dijadikan sebuah masterpiece” komentar Deddy Mizwar.
Kesuksesan filem ini tidak perlu diragukan lagi. Tercatat 3 juta penonton pada 3 hari pertama pemutaran perdana di seluruh Indonesia dan berhasil menembus box office hollywood selama 3 minggu.
Novel Ayat Ayat cinta yang baru selesai disadur dalam berbagai bahasa, laku keras di AS, Pakistan, Inggris, Perancis dan Malaysia.
(BT)
Kategori: Entertainment
Ditandai: Abik, AS, ayat, box, bramantyo, Cinta, dakwah, deddy, dunia, fiksi, foster, habiburrahman, Hanung, holywood, Hosseini, idealisme, Inggris, Islam, Khaled, Kite, Malaysia, marc, masterpiece, mizwar, novel, office, Pakistan, Perancis, remake, Runner, sinema, sutradara, universal
Jakarta, 25 Juli 2010
Pada ajang penghargaan sinema dan Sinetron terbaik yang diselenggarakan selama semester I tahun 2010 lalu, dari 4 Award yang diselenggarakan, yaitu CSTV Award, BAFS Award, DeMizward Award dan Poonjabe Award, Sinetron Cinta Kipli meraih keempat Award tersebut sekaligus. Bahkan versi Layar Lebar Cinta Kipli diramalkan akan memenangkan Festival Film Indonesia yang akan diselenggarakan bulan depan.
Sinetron ini barupun diputar 10 episode, sudah mengalahkan sinetron – sinetron papan atas favorit tahun lalu, Cinta Vivi, Cinta Melati, Cinta Monyet, Cinta Buta dan Cinta Mati.
Sinetron Cinta Kipli — yang diciptakan oleh pengarang novel Rayhamar — merupakan spin off dari tokoh film dan sinetron ‘Kiamat sudah Dekat’ : Kipli. Di sinetron ini Kipli menjadi tokoh utama. Menceritakan tentang Usaha Kipli mencari Ayahnya yang dikabarkan kerja di Malaysia. Atas kebaikan hati Fandi yang Band nya mau tur ke Malaysia, Kipli pun diajak. Disana Kipli malah diculik karena disangka putra Milyarder Malaysia untuk dimintai uang tebusan.
Sinetron ini sangat digemari anak anak, remaja maupun orang tua, karena selalu menyajikan kejutan dan rasa penasaran di setiap akhir episode. Sinetron ini ber genre drama komedi action.
(Entertainment Monthly!)
Kategori: Entertainment
Ditandai: Award, Cinta, Kiamat, Kipli, Malaysia, Sinetron