Entertainment Today !
Jakarta, 5 Desember 2031
Untuk pertama kalinya film Indonesia masuk kompetisi Hollywood dan memperoleh 5 Oscar. Film itu tak lain dan tak bukan film dahsyat ‘Opera Bulutangkis 2030’ buatan Kiplimotion Pictures.
Januari lalu film ini juga memenangkan FFI 2031. Film ini dikategorikan film dahsyat oleh para kritikus, karena ini satu satunya film heroik yang muncul setelah 10 tahun para juri hanya mendapat suguhan film drama remaja, komedi, horor dan agama.
Opera Bulu Tangkis 2030 adalah film berdasarkan kisah nyata perjuangan pahlawan bulu tangkis Indonesia: Bajang Kirek. Bajang Kirek adalah atlit temuan Rudi Hartono, di panti asuhan disebuah daerah di Jawa Timur yang kemudian menjadi hero dalam dunia olahraga.
Bajang kirek memperkenalkan permainan bulu tangkis kreatif dan memulai Gerakan Assalamualaikum Merdeka !, proklamasi kemerdekaan yang menyerukan dunia ini satu keluarga besar. Memberikan alternatif mengenai pembangunan tanpa merusak alam dan lingkungan dalam memerdekakan perbudakan dan ketergantungan.
Utara –Selatan, Asean, Globalisasi, negara miskin, maju, berkembang, berubah peta permasalahannya. Tahun dimana mega teror dampak globalisasi menjadi monster yang mengerikan. Bajang Kirek main bulu tangkis dengan pakaian dan raket tanpa sponsor, dengan dua raket, panjang dan pendek, dengan mata tertutup, dan duel menentukan dengan robot.
Sudah lama masyarakat Indonesia tidak mendapatkan tayangan yang heroik seperti ini. Filem ini mendapat 5 predikat oscar, yaitu Film Heroik Terbaik, Sinematografi Terbaik, Musik terbaik, Pemain Pria Terbaik dan Pemain Wanita terbaik.
ET!
(sebagian materi dikutip dari novel Opera Jakarta 1995 karangan Titi Nginung)
