Entries tagged as ‘PBB’
Jakarta Journal
5 Maret 2022
Demo besar besaran yang dilakukan masyarakat di seluruh pelosok dunia memprotes keberadaaan hewan transgenik yang telah mengancam kehidupan manusia telah berlangsung selama satu bulan ini akhirnya ditanggapi dengan diadakannya rapat luar biasa PBB di New York.
Para hewan transgenik telah menggantikan posisi pekerjaan manusia di beberapa bidang. Seperti penjaga tiket, pekerja tambang, pekerja pabrik dan pembantu rumah tangga.
Namun hasil dari rapat luar biasa PBB tersebut menghasilkan resolusi yang mengejutkan diluar harapan masyarakat. PBB akhirnya mengelurkan resolusi untuk melegalkan percobaan Manusia Transgenik dan Kloning untuk mengantisipasi ancaman dominasi hewan transgenik.
PBB beralasan bahwa untuk menghadapi hewan transgenik tidak dengan kekerasan. Namun dengan mengembangkan species manusia itu sendiri.
Yang lebih mengejutkan, dalam sebuah laporan terpisah baru baru ini, diketahui telah terjadi penyelundupan senjata gelap ke koloni hewan transgenik di kalimantan.
Kategori: Uncategorized
Ditandai: PBB, hewan, transgenik, hewan transgenik, rekayasa genetik, kalimantan, resolusi, kloning, kloning manusia, Manusia Transgenik
New York City Journal
12 Desember 2021
5 Tahun sejak keberhasilan percobaan hewan transgenik terhadap seekor kera kecil (Mamoset) diumumkan di media massa (Kompas, Sabtu 6 Juni 2009, Hal 14) , sejak saat itu dunia seperti tidak terbendung melakukan percobaan serupa dan melupakan tabu.
Percobaan pertama di Jepang tersebut menjadi awal keberhasilan manusia untuk melakukan terobosan dia bidang kedokteran. Dua tahun yang lalu akhirnya penyakit keturunan seperti diabetes dan lainnya akhirnya dapat diatasi dan berhasil tidak diturunkan kepada generasi berikutnya. Selain itu juga beberapa penyakit berkaitan dengan otak seperti kanker otak dan gangguan syaraf otak dapat disembuhkan.
Keberhasilan ini kemudian diikuti dengan percobaan – percobaan yang lebih ekstrem oleh negara negara lain di Eropa Asia dan Amerika. Eropa kemudian berhasil melakukan rekayasa genetik terhadap kera untuk meningkatkan insting manusia dan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus.
Amerika kemudian membuat percobaan super ekstrem yang menghasilkan Gorilla yang dapat berbicara dan mengerjakan beberapa pekerjaan manusia.
Namun kini dunia sedang dilanda kekhawatiran. Percobaan rekayasa genetik ini menghasilkan efek samping yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia. Munculnya super virus yang dapat menular lintas species dunia telah mewabah dan menyebabkan ribuan manusia dan beberapa jenis hewan terjangkit dan mati. Penularan terjadi melalui hewan peliharaan seperti burung, kera kucing dan anjing.
Selain itu keturunan – keturunan hewan transgenik telah memisahkan diri dan membangun koloni sendiri. Professor Hideyuki OKano sang pelopor percobaan hewan transgenik dalam pidatonya di kongres Ilmuwan sedunia meminta konsensus untuk menghentikan segala percobaan transgenik baik kepada hewan maupun manusia. Hideyuki telah menemukan salah satu efek samping transgenik adalah peningkatan kecerdasan para hewan tersebut.
Dikhawatirkan species hewan transgenik akan mengambil alih kekuasaan manusia atas dunia.
Dalam sebuah berita dari The World Journal, para ilmuwan telah menemukan sebuah koloni hewan transgenik di Kalimantan. Koloni ini dipimpin oleh beberapa ekor gorilla yang dapat berbicara 4 bahasa manusia ( Inggris, Perancis, Cina dan Arab). Ditemukan beberapa buah sekolah dan klinik, serta sebuah bangunan pemerintahan.
Seekor Gorilla transgenik bernama Edward datang ke pertemuan PBB sebagai duta hewan transgenik dan meminta pengakuan dunia untuk kebebasan mendirikan negara sendiri.
Sumber ide dari :
- kompas sabtu 6 juni 2009 :
(http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/06/03170028/kontroversial.tetapi.menjanjikan)
- next, by Michael Crichton
- Planet of The Apes, by Pierre Boulle
Kategori: Science & Technology · Social Economy
Ditandai: dominasi dunia, gangguan syaraf otak, gorilla, hewan, hewan transgenik, kanker otak, kedokteran, kompas, mamoset, MIchael Crichton, Next, PBB, peningkatan kecerdasan, Planet of the apes, rekayasa genetik, species hewam, transgenik
Jakarta, 25 Juli 2015
Rakyat Jakarta boleh berbangga hati. Bagaimana tidak, pada Bulan Agustus 2015 besok ini pemerintah mencanangkan Visit Jakarta Year 2015 yang tidak memalukan seperti tahun tahun sebelumnya. Terimakasih kepada Bapak Gubernur Mandra yang telah merubah Kota Jakarta menjadi New Batavia.
Sejak diangkat tiga tahun yang lalu, Bang Mandra, sudah langsung menerapkan konsep New Batavia kepada seluruh Instansi di Jakarta dan dengan pengawasan langsung dari beliau. Dalam wawancara pada sabtu malam lalu, Bang Gubernur Mandra, menyatakan kagum dengan disain kota Batavia yang dibuat oleh orang Belanda.
Terinspirasi waktu jalan jalan ke Amsterdam, Denhaag dan Paris, Bang Gubernur Mandra berniat untuk megembalikan Kota Jakarta menjadi kota yang patut dibanggakan, baik bagi rakyat Jakarta maupun oleh turis mancanegara.
“Saya ingin Jakarta menjadi kota Romantis – seperti saya”. Kata Bang Mandra. “Makanya, peta tata kota Batavia saya angkat kembali dan saya perintahkan staf ahli untuk dikembangkansecara terintegrasi. Semua peninggalan Batavia yang antik dan unik serta memiliki sejarah yang patut dipertahankan saya perintahkan untuk direnovasi dan dijadikan objek wisata kelas internasional”.
Coba lihat sekarang, siapa yang berani bilang kalau Kali Ciliwung itu bau, penuh sampah dan limbah, jorok, serta tidak sedap dipandang. Sekarang turis asing pun berkomentar kalau Wisata air di Kali Ciliwung tidak kalah dengan wisata gondola di Venesia.
Sejak proyek New Batavia selesai di garap, Jakarta menjadi berubah. Tidak ada lagi gelandangan mengemis dijalan karena semua sudah rumahkan di Panti Usaha mereka menjadi insan produktif. Tidak ada lagi sampah atau pemandangan yang tidak enak. Pokoknya semua ditata menjadi rapi. Musim hujan pun tak lagi bikin Jakarta banjir sejak ditata kembali drainase, dan banjir kanal,penertiban bangunan, suaka tanah penampung air, dan pengalihan aliran air melalui terowongan bawah tanah.
Sungai Ciliwung adalah salah satu primadona baru Kota Jakarta. Kini sangat bersih dan dikelilingi taman hijau. banyak wisatawan tertarik pesiar keliling Jakarta dengan perahu unik yang aman dan nyaman.
Bang Gubernur Mandra, rencananya bulan depan akan dianugrahi Green Governor Award oleh PBB.
Kategori: Life & Social Activities · Social Economy
Ditandai: Award, Batavia, CIliwung, Gubernur, Jakarta, Mandra, PBB, Visit Jakarta Year
Klenik.com
Yogyakarta, Juni 2040
Sejak Tenggelamnya Jakarta akibat kenaikan permukaan air laut dan tsunami, maka Ibukota Indonesia yang telah dipindahkan ke Yogyakarta perlu didevelop kembali agar tidak tertinggal dengan negara lain. Terutama dengan adanya Kosmopolitan Award dari PBB yang akan diumumkan bulan depan, Presiden Indonesia menyatakan tekadnya agar Award tersebut jatuh ke tangan Indonesia bagaimanapun caranya.
Maka beliau menugaskan Menteri Teknologi Indonesia, Profesor Jousuf Habibah untuk menjawab tantangan ini. Tantangan ini diterima dengan terpaksa oleh Menteri – dimana dalam waktu satu bulan Yogyakarta sudah harus menjadi kota Metropolitan terbesar di Dunia.
Akhirnya Selasa lalu setelah berkolaborasi dengan Menteri Kebudayaan DR. Sri Suparti, diadakan Summit Meeting yang berjudul : ‘Meet The Demit’ di Yogyakarta. Dalam Meeting itu, Menteri Teknologi Indonesia, Profesor Jousuf Habibah menandatangani kerjasama dengan Menteri Tenaga Kerja Kerajaan Demit dalam rangka percepatan pembangunan kota Yogyakarta menjadi kota Metropolitan tercanggih untuk mengalahkan New York, Hongkong dan Singapura.
Perjanjian ini berisi pengerahan masa Kerajaan Demit baik yang ada di Laut selatan maupun yang ada di Gunung Merapi untuk pembangunan Pencakar Langit 10.000 tower dan satu Malioboro Tower sebagai Menara tertinggi didunia dalam waktu satu bulan.
“Saya mencoba untuk napak tilas sejarah Pembangunan Candi Borobudur atau Perahu Sangkuriang” kata Ibu Sri Suparti. “Kalau dulu bisa, kenapa sekarang tidak bisa ?”.
Sebagai pertukaran, maka Negara Indonesia menyumbangkan 10.000 tumpeng selama 7 hari 7 malam di pantai laut selatan dan Gunung Merapi. Besok, Gubernur Yogyakarta telah menyediakan 1000 tumpeng sebagai panjar / uang muka.
(GNI)
Kategori: Social Economy
Ditandai: Award, demit, Hong Kong, Indonesia, kosmopolitan, malioboro, menteri, merapi, New York, PBB, Presiden, Singapura, teknologi, tumpeng, yogyakarta
Metropolitan News.com
Keringanan Pajak bagi Anggota Bike To Work
Jakarta, 5 Oktober 2012
Sejak dihapuskannya subsidi BBM 100% oleh pemerintah, pada 5 Maret 2012 yang lalu diinformasikan oleh BPS (Biro Pusat Statistik) bahwa komunitas Bikers yang tergabung menjadi anggota Bike To Work (B2W) di Pulau Jawa telah menjadi 5 juta orang. Sementara itu, anggota Bike To School ( B2S) juga mulai melonjak menjadi 4 juta orang dalam waktu 2 tahun saja.
Gerakan ini telah menghasilkan efisiensi yang cukup baik sehingga tingkat konsumsi BBM menurun cukup besar. Dalam hal ini Pertamina sebagai penyulai terbesar BBM di Indonesia lebih banyak menjual Bahan Bakar fosil yang sudah mulai habis ini ini keluar negeri dari pada di konsumsi di dalam negeri.
Walaupun Indonesia bukanlah negara pencetus B2W, tetapi keberhasilan program ini mendapat perhatian dunia karena selain menghasilkan efisiensi BBM, juga menurunnya penggunaan kendaraan bermotor ini juga menurunkan kadar polusi udara. Namun hal ini belum cukup bagi Indonesia untuk mendapat penghargaan PBB yaitu ‘Global Warming Awareness Award’ (GWAA) seperti Singapura dan Swiss.
Mendapat GWAA berarti mendapat keringanan dan kemudahan dalam penetrasi bisnis global. Dalam rangka mendapatkan GWAA tahun depan, pemerintah mencanangkan program keringanan pajak bagi anggota B2W Indonesia. Keringanan ini diberikan dalam bentuk pengembalian pajak sebesar 25% pada saat melakukan Setoran Pajak Tahunan (SPT) di Kantor Pajak dengan mencantumkan nomor anggota B2W.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat untuk menjadi anggota B2W dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan BBM.
Walaupun program ini mendapat kritik keras dari berbagai kalangan termasuk dari DPR, namun pemerintah tetap akan mulai menjalankan program ini mulai akhir tahun ini.
(MN)
Kategori: Life & Social Activities
Ditandai: Award, B2S, B2W, BBM, BPS, BTS, BTW, Pajak, PBB, Pertamina, Singapura, subsidi, Swiss