Entries tagged as ‘teknologi’
IT Journal
5 September 2009
IT EXPO 2009 di Senayan telah berahir minggu lalu. Penyelenggara telah berhasil mengumpulkan 150 vendor TI dan mendatangkan 1.200.000 pengunjung dalam satu pekan. Transaksi ratusan juta dollar telah berhasil disepakati. Di EXPO ini juga dilaksanakan seminar – seminar dan beberapa event penting seputar dunia teknologi informasi.
Salah satu hal yang diselenggarakan disana adalah IT Award 2009 yang dilakukan pakar telematika dunia. Beberapa produk TI diumumkan menjadi produk terbaik selama 10 tahun terakhir dan beberapa produk diumumkan menjadi produk TI paling gagal selama 10 tahun terakhir.
Yang menarik dalam IT Award ini adalah produk USB yang mendapat dua award sekaligus namun bertolak belakang, yaitu USB.
USB dinobatkan menjadi salah satu produk TI terbaik 2009 karena implementasinya telah merubah banyak dalam perkembangan dunia TI. Beberapa hal yang bisa kami catat disini, peran USB dalam merubah dunia TI antara lain :
- Hilangnya penggunaan disket floppy,
- Penggunaan USB di hampir semua peralatan komputer, mulai dari keyboard, mouse, fashdisk, External, Harddisk, modem, printer, dll. ,
- Penggunaan USB di luar dunia komputer, seperti TV, DVD player, MP3/radio/music player, satellite dish & receiver, bahkan penggunaan USB untuk peralatan professional seperti peralatan seismograf, peralatan kedokteran ,peralatan militer dam peralatan professional lainnya,
- Berkurangnya penggunaan media seperti Mini DV dan DVD sejak transfer data dari peralatan tersebut telah menggunakan USB.
Namun ironisnya, USB pun dinobatkan oleh para pakar menjadi produk paling gagal dalam implementasi dunia TI. USB yang pada akhir abad 20 didisain untuk efisiensi namun lebih cepat dari segi transfer data, ternyata tidak berhasil memenuhi harapan penciptanya.
USB atau Universal Serial Bus didisain untuk efisiensi penggunaan konektor (I/O) antar peralatan komputer. Sepuluh tahun yang lalu, peralatan komputer memiliki berbagai macam standar koneksi. Koneksi antara PC dengan keyboard, mouse, disk, printer, berbeda beda. Termasuk juga peralatan lainnya.
Dengan adanya USB, semua menjadi efisien, karena konektifitas antar peralatan kini menjadi satu standar. Namun salah satu konsep efisiensi USB yang tidak tercapai adalah disain untuk koneksi secara serial. Setiap PC maupun perangkat – perangkatnya diharapkan hanya memiliki satu koneksi USB input dan output. Sehinga misalnya, sebuah PC hanya bisa dicolok oleh salah satu perangkat, misalnya Keyboard, lalu mouse dicolok ke Keyboard, Printer dicolok ke mouse. Demikianlah yang diharapkan oleh penciptanya sehingga setiap perangkat lebih efisien dalam menempatkan I/O port ditubuhnya.
Dengan kegagalan ini para pakar mengusulkan apabila dalam 5 tahun kedepan tidak terjadi perubahan, maka nama USB diusulkan dirubah menjadi UPB atau Universal Parallel Bus.
(ITJ)
Kategori: Science & Technology
Ditandai: Award, bus, connection, disk, DVD, EXPO, floppy, I/O, informasi, IT, komektifitas, koneksi, mouse, mp3, parallel, PC, port, printer, serial, teknologi, TI, universal, USB
September 18, 2008 · & Komentar
Tribute Daily
New York, 13 Desember 2013
Menjelang tutup tahun 2013, ada berita yang cukup mengejutkan mengenai perilaku masyarakat dunia. Cukup menggelitik karena kejadian ini adalah Common Sense, dimana perilaku yang terjadi sehari hari disekitar kita terutama di kota besar, namun tidak kita sadari selama ini.
Lembaga Riset Dunia – ‘World Stats’ mengeluarkan data bahwa selama 5 tahun terakhir masyarakat dunia cenderung menjadi lebih berperilaku autis. Angkanya cukup menakjubkan: 35%.
Teknologi sudah sangat mempengaruhi kehidupan manusia di muka bumi. Terutama teknologi komunikasi dan hiburan elektronik. Saat ini tingkat ketergantungan masyarakat di perkotaan dengan teknologi komunikasi dan hiburan elektronik sudah tinggi. Dimulai sejak masa walkman, lalu demam ipod, hingga demam blackberry, manusia lebih tertarik berkomunikasi dengan alatnya sendiri.
Lihat saja, mereka yang lalu lalang disekitar kita, baik berjalan kaki atau mengendarai kendaran sudah tidak saling menyapa satu sama lain. Kalau bukan mereka berbicara sendiri dengan perangkat bluetoothnya, ipod, mengutak – atik gadget, blackberry, tablet (dahulu laptop), mendengarkan musik dari music player, atau sedang asyik bermain dengan game portablenya. Mereka hanya berkomunikasi dengan alat yang mereka bawa, dengan mesin ATM, dengan dispenser minuman, dengan tombol tiket kereta. Mereka tidak saling menyapa satu sama lain saat berlintasan. Bahkan yang berjalan rombonganpun tidak saling berkomunikasi.
WordStat mencatat, dengan semakin murahnya biaya komunikasi yang mendekati gratis, semakin turunnya harga perangkat elektronik sejak diterapkannya nanoteknologi secara massal, semakin banyak pula pengguna perangkat komunikasi elektronik, mempercepat perubahan perilaku masyarakat.
Pada saat pengidap autis jumlahnya menurun, Jumlah masyarakat berperilaku autis malah tumbuh pesat.
(TD)
Kategori: Life & Social Activities · Social Economy
Ditandai: ATM, autis, blackberry, bluetooth, common, dispenser, elektronik, Gadget, game, hiburan, ipod, komunikasi, masyarakat, nano, nano technology, nano teknologi, nanotechnology, nanoteknologi, Portable, riset, sense, Tablet, teknologi, walkman
Klenik.com
Yogyakarta, Juni 2040
Sejak Tenggelamnya Jakarta akibat kenaikan permukaan air laut dan tsunami, maka Ibukota Indonesia yang telah dipindahkan ke Yogyakarta perlu didevelop kembali agar tidak tertinggal dengan negara lain. Terutama dengan adanya Kosmopolitan Award dari PBB yang akan diumumkan bulan depan, Presiden Indonesia menyatakan tekadnya agar Award tersebut jatuh ke tangan Indonesia bagaimanapun caranya.
Maka beliau menugaskan Menteri Teknologi Indonesia, Profesor Jousuf Habibah untuk menjawab tantangan ini. Tantangan ini diterima dengan terpaksa oleh Menteri – dimana dalam waktu satu bulan Yogyakarta sudah harus menjadi kota Metropolitan terbesar di Dunia.
Akhirnya Selasa lalu setelah berkolaborasi dengan Menteri Kebudayaan DR. Sri Suparti, diadakan Summit Meeting yang berjudul : ‘Meet The Demit’ di Yogyakarta. Dalam Meeting itu, Menteri Teknologi Indonesia, Profesor Jousuf Habibah menandatangani kerjasama dengan Menteri Tenaga Kerja Kerajaan Demit dalam rangka percepatan pembangunan kota Yogyakarta menjadi kota Metropolitan tercanggih untuk mengalahkan New York, Hongkong dan Singapura.
Perjanjian ini berisi pengerahan masa Kerajaan Demit baik yang ada di Laut selatan maupun yang ada di Gunung Merapi untuk pembangunan Pencakar Langit 10.000 tower dan satu Malioboro Tower sebagai Menara tertinggi didunia dalam waktu satu bulan.
“Saya mencoba untuk napak tilas sejarah Pembangunan Candi Borobudur atau Perahu Sangkuriang” kata Ibu Sri Suparti. “Kalau dulu bisa, kenapa sekarang tidak bisa ?”.
Sebagai pertukaran, maka Negara Indonesia menyumbangkan 10.000 tumpeng selama 7 hari 7 malam di pantai laut selatan dan Gunung Merapi. Besok, Gubernur Yogyakarta telah menyediakan 1000 tumpeng sebagai panjar / uang muka.
(GNI)
Kategori: Social Economy
Ditandai: Award, demit, Hong Kong, Indonesia, kosmopolitan, malioboro, menteri, merapi, New York, PBB, Presiden, Singapura, teknologi, tumpeng, yogyakarta
Yogyakarta, Mei 2035
Tadi malam Presiden baru saja meresmikan Koloni Laut ke 20 di Laut Banda. Koloni seluas 10km berbentuk Roda Mobil dan akan dihuni oleh sekitar 2 juta penduduk, telah ditetapkan sebagai standar koloni teraman di dunia, karena anti gelombang tsunami, anti angin ribut, anti hujan debu vulkanik dan anti radiasi sinar ultraviolet.
Sejak bencana alam terdahsyat tahun 2022 lalu yang disebabkan habisnya hutan Indonesia dan telah menewaskan 1 juta penduduk dikarenakan tenggelamnya kota Jakarta, dan beberapa kota lainnya akiabt tsunami dan naiknya permyukaan air laut, serta ledakan jumlah penduduk yang tidak tertampung di daratan kepulauan Indonesia, menjadikan koloni laut menjadi tempat pemukiman masyarakat teraman saat ini.
Pada saat daratan sudah menjadi tidak aman untuk ditinggali lagi, Koloni Laut yang diciptakan oleh Profesor Rio AP dari Universitas Indonesia 10 tahun yang lalu merupakan solusi terjitu luar biasa bagi negara kepulauan seperti Indonesia ini. Dengan Hak Cipta yang dimiliki oleh Prof. Rio ini, koloni yang juga dibangun oleh negara – negara lain, menjadikan Indonesia menjadi negara koloni laut terbesar di dunia.
Koloni laut adalah sebuah kota terapung diatas laut. Berfasilitas apartemen lengkap untuk hunian, Perkantoran, Pariwisata dan hiburan. Energi kota ini dihasilkan dari beberapa sumber, yaitu air laut dan arus laut yang dirubah menjadi energi listrik. Pangan penduduk koloni dijamin dengan adanya area pertanian di bagian bawah koloni di bawah permukaan laut dengan teknologi aerofonik dan hidrofonik serta peternakan organik. Sedangkan sampah sampah rumah tangga dan industri disedot lalu di recycle dikoloni ini juga. Energi koloni ini didapatkan dari energi gelombang laut, konversi panas laut dan tenaga surya. Air didapatkan dari desalinasi air laut. Energi kendaraan kendaraan didapatkan dari Fuel Cell Hidrogen.
Koloni ini disebut koloni teraman karena tidak dapat diterbalikkan gelombang sebesar tsunami sekalipun, tidak dapat tenggelam ataupun terlempar ke udara, memiliki lapisan pelindung ultra violet (sejak rusaknya ozon).
Koloni ke 20 yang baru saja diresmikan merupakan koloni dengan entertainment paling canggih dengan adanya Arena balapan Bawah Laut, restoran bawah laut, serta sekolah melukis ikan. Sejak koloni ini baru dibangun, lokasi apartemen dan dagang telah habis terjual dalam waktu singkat.
Arena balapan bawah laut merupakan pengembangan dari arena Ring Race di Koloni ke 19, karena masyarakat bosan melihat balapan memutari koloni berbentuk Ban Dalam Mobil itu.
Profesor Rio AP yang pada tahun 2015 lulus ujian S3 dengan cum laude dengan tesis ‘Teknologi Kelautan Solusi Satu Satunya Bagi Bangsa Indonesia’ berpendapat bahwa sangat disayangkan Negara Indonesia yang aeranya lebhi banyak lautan dari pada daratan tidak memanfaatkan Teknologi Kelautan dengan sebaik baiknya.
Pada tahun 2017 Profesor Rio AP kemudian mendirikan Universitas Teknologi Kelautan dan merekrut para sarjana Teknologi Kelautan dari seluruh dunia. Universitas ini kemudian menampung ribuan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia.
Para lulusan Universitas ini kemudian ditampung di IndoMarine Industry Corp milik Kakek Profesor Rio AP yang kemudian pada tahun 2021 berhasil membangun Koloni Laut pertama didunia yang sanggup menampung sampai 500.000 orang. Sayang sekali, proyek ini dinilai sebelah mata oleh masyarakat sehingga koloni ini hanya terisi 25 %- nya saja. Namun sejak terjadi nya bencana dahsyat nasional akibat penebangan hutan yang luar biasa karena kerakusan para pejabat yang menyebabkan kota Jakarta dan beberapa kota di Indonesia tenggelam, akhirnya Koloni Laut menjadi buruan.
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang akhirnya memberikan tanda jasa dan hadiah Nobel bagi Profesor Rio AP karena jasa jasanya dalam memberikan solusi bagi umat manusia. Menurut presiden RI, Koloni Laut adalah solusi tepat pada saat Masyarakat Indonesia terancam bencana alam yang tiada henti, solusi tepat atas masalah integritas negara kepulauan luar Indonesia terancam direbut negara tetangga, solusi tepat atas masalah ledakan penduduk, solusi tepat atas produksi pangan nasional.
Minggu depan Presiden RI akan memberikan tanda jasa kepada Kepala Staf Angkatan Laut atas jasa jasanya memberantas bajak laut di perariran Indonesia. Saat ini, Armada Angkatan Laut Indonesia adalah armada terbesar dan tercanggih di dunia.
(GNI)
Kategori: Invention · Science & Technology
Ditandai: angkatan laut, apartemen, banda, bencana alam, hak cipta, Kelautan, Koloni, laut, nobel, organik, ozon, Pertanian, peternakan, Presiden, Profesor, recycle, Rio, teknologi, tsunami
Jakarta 17 Juni 2020
Besok, Presiden berkenan akan membuka EXPO 2020 di Banten. Untuk yang petama kalinya Indonesia menjadi negara penyelenggara EXPO. Sebuah event dunia yang selama ini diselenggarakan hanya di negara AdiDaya, seperti Amerika Serikat, Jepang, China, Jerman dan India.
Ada 30 negara yang berpartisipasi dalam acara akbar ini. Masing masing akan menggelar produk – produk pariwisata, teknologi, pendidikan, hiburan dan kebudayaan negara masing – masing. Selama 12 hari penyelenggaraan, diperkirakan EXPO 2020 akan dikunjungi oleh 12 juta pengunjung dari lokal maupun mancanegara.
Pelabuhan Internasional Merak, telah direnovasi menjadi pelabuhan termegah dan terbesar di Asia Tenggara. 9 buah hotel bertaraf Internasional telah dibangun di sekitar pelabuhan, baik di darat maupun di atas laut.
Dalam EXPO ini ada beberapa stand yang kemungkinan paling banyak dikunjungi, yaitu Stand dari Jepang yang kabarnya akan menghadirkan mobil berteknologi anti gravitasi sehingga tidak memerlukan roda, Stand dari Jerman yang akan menghadirkan Teknologi Membangun Jembatan dan Gedung bertingkat dalam 1 minggu, serta tentu saja Stand Indonesia yang menghadirkan teknologi Budidaya Pertanian super.
Kategori: Science & Technology
Ditandai: Banten, China, EXPO, Gravitasi, India, Jepang, Jerman, Kebudayaan, Pelabuhan, Pertanian, teknologi